Kementerian
Pertahanan China Rabu (20/2) secara resmi menyangkal mendalangi serangan cyber
terhadap perusahaan-perusahaan dan berbagai organisasi asal Amerika Serikat.
“Undang-undang
China melarang aktivitas apa pun yang meremehkan keamanan cyberspace, karena
pemerintah China berperang melawan pelanggaran seperti ini,” ujar Tentara
Pembebasan China dalam pernyataan resmi yang diunggah di situs web milik mereka
pada hari Rabu, tulis Xinhua. dikutip inilahcom
Pernyataan
yang menuduh China itu dianggap “tak berdasar” dan serangan cyber kerap anonym
dengan lokasi asal serangan juga sulit dideteksi. Pernyataan itu juga
menekankan bahwa “militer China tak pernah mendukung aktivitas para hacker”.
Mandian,
perusahaan AS bermarkas di Virginia, yang spesialisasinya adalah
masalah-masalah keamanan cyber, menerbitkan laporan pada hari Selasa dan
mengklaim serangan para hacker terhadap perusahaan-perusahaan AS dilakukan oleh
unit khusus di dalam tubuh tentara China yang bermarkas dekat Shanghai.
Juru bicara
Kementerian Luar Negeri China Hong Lei pada hari Selasa menyangkal
tuduhan-tuduhan ini, serta menambahkan bahwa China secara reguler juga diserang
oleh para hacker dari berbagai lokasi di AS.
Perusahaan-perusahan
AS mungkin tertampar oleh pembatasan perdagangan dengan China, jika terbukti
serangan-serangan ini berasal dari sana dan didukung oleh pemerintah di
Beijing, tulis berbagai media internasional