Para ilmuan
menciptakan sebuah kristal di laboratorium yang berperilaku mendekati yang namanya
kehidupan, para peneliti menciptakan kristal dimana dapat bergerak, dan apabila
pecah kristal terebut akan membentuk kembali dengan sendirinya. Mereke tidak benar-benar hidup
akan tetapi mungkin mereka mendekati kehidupan.
“ada
batasan dimana ada namanya antara aktif dan hidup” kata Jeremie Palcci seorang
ahli biofisikan.
Kristal hidup tersebut di buat dari batu bernama
hematit, suatu senyawa yang terbuat dari besi dan oksigen, ketika kristal
disinari dengan sinar biru, batu akan dapat menghantarkan listrik, ketika di
letakan kedalam Hidrogen Peroksida dalam cahaya biru batu akan bereaksi jika
beberapa kristal tersebut pecah akan kembali bersatu, namun proses ini tidak
bereaksi jika lampu biru di matikan.
“Disini
menunjukkan bahwa dengan sistem sederhana, kita dapat memproduksi beberapa
sistem kehidupan” kata Palacci.





