Beberapa
hari lalu diberitakan bahwa sebuah asteroid bernama 2012 DA14 diperkirakan akan
melintasi Bumi hingga titik terdekat pada pertengahan Februari 2013. Seperti
apakah asteroid 2012 DA14 itu?
Sebuah
asteroid berukuran sekitar 45 meter yang dinamai 2012 DA14, diperkirakan akan
melintas sangat dekat dengan Bumi pada
15 Februari 2013 dan bisa disaksikan oleh pengamat antariksa di Indonesia pada
Sabtu dinihari, 16 Februari 2013.
Berikut 14
fakta tentang asteroid 2012 DA14 seperti dikutip dari situs resmi Badan Antariksa Amerika Serikat NASA:
1. Asteroid
2012 DA14 adalah obyek dekat Bumi dengan diameter sekitar 45 meter dan masa
sekitar 130.000 metrik ton.
2. Asteroid
2012 DA14 ditemukan oleh La Sagra Sky Survey yang dioperasikan oleh
Astronomical Observatory of Mallorca di Spanyol pada 23 Februari 2012. Jarak
asteroid ini sekitar 4,3 juta kilometer saat dideteksi.
4.
Pelintasan asteroid 2012 DA14 tahun 2013 sampai sekarang merupakan perlintasan
asteroid yang terdekat dengan Bumi dalam beberapa dekade. Perlintasan asteroid
dekat dengan Bumi lagi akan terjadi pada 16 Februari 2046, saat asteroid
melintas tidak lebih dekat dari sejuta kilometer dari pusat Bumi.
5. Asteroid
2012 DA 14 melakukan perjalanan dengan kecepatan sekitar 28.100 kilometer
per
jam dan akan mencapai titik terdekat dengan Bumi pada 15 Februari 2013 atau 16
Februari 2013 sekitar pukul 02.26 WIB. (inilah.com)
6. Saat
mendekati Bumi, asteroid akan melintas di atas bagian timur Samudera Hindia,
selepas Sumatera, mendekati posisi -6 derajat Lintang Selatan dan 97,5 derajat
Bujur Timur.
7. Asteroid
2012 DA14 hanya akan mencapai jarak 27.700 kilometer di atas permukaan Bumi
pada 15 Februari 2013. Jarak itu berada di luar atmosfer Bumi, tapi di dalam
sabuk orbit satelit, yang berada sekitar 35.800 kilometer di atas permukaan
Bumi. Jarak terdekat lintasan asteroid itu hanya 1/10 dari jarak Bumi dan
bulan.
8. Saat
melintasi Bumi, asteroid 2012 DA14 akan terlalu redup untuk dilihat dengan mata
telanjang. Asteroid itu bisa dilihat menggunakan teropong atau teleskop.
Asteroid akan bisa dilihat dari beberapa bagian di Eropa, Afrika dan Asia, itu
pun tergantung kondisi cuaca lokal. Asteroid itu akan terlihat bergerak relatif
cepat melintasi langit dari selatan ke utara.
9. Asteroid
2012 DA14 akan berada dalam sistem Bumi/bulan selama 33 jam.
10.
Pelintasan asteroid DA14 tidak akan mempengaruhi Bumi. Karena orbitnya dia
tidak ada peluang tabrakan dengan Bumi.Tapi kalau ada asteroid lain berukuran
sebesar 2012 DA14, asteroid itu bisa mengeluarkan sekitar 2,5 megaton energi ke
atmosfer dan menyebabkan kerusakan. Kondisi semacam itu terjadi tahun 1908 di
Tuguska, Siberia, saat sebuah asteroid berukuran sekitar 30-40 meter meratakan
hutan seluar 1.200 kilometer persegi di sekitar Sungai Podkamennaya Tunguska
yang sekarang Krasnoyarsk Krai, Russia.
11. Karena
lintasannya, tak akan ada peluang asteroid 2012 DA14 melewati bayangan Bumi.
12. Peluang
asteroid 2012 DA14 akan mempengaruhi satelit atau pesawat ruang angkasa sangat
kecil karena asteroid mendekat dari bawah Bumi, melintas di antara konstelasi
satelit luar di geosynchronous orbit (35.800 kilometer) dan konsentrasi satelit
yang jauh lebih dekat dengan Bumi. Hampir tidak ada satelit yang mengorbit di
jalur yang akan dilewati asteroid.
13. Ilmuwan
percaya ada sekitar 500.000 asteroid dekat Bumi yang ukurannya hampir sama
dengan asteroid 2012 DA14 dan dari jumlah itu, kurang dari satu persen yang
sudah ditemukan.
14. Ilmuwan
di Near-Earth Object Program Office NASA di Pasadena, California, memperkirakan
asteroid seukuran 2012 DA14 melintas sedekat ini rata-rata setiap 40 tahun dan
perlintasan semacam itu bisa mempengaruhi Bumi, tapi hanya sekali setiap 1.200
tahun.
Sementara
itu Deputi Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Antariksa dan
Penerbangan Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa para
pengamat antariksa di Indonesia dapat mendeteksi asteroid itu menggunakan
teleskop bila cuaca cerah pada Sabtu dini hari 16 Februari 2013 sekitar pukul
02.26 WIB.
Saat nanti
diamati pada 16 Februari 2013, menurut Thomas, astreoid 2012 DA14 akan tampak
seperti bintang redup yang melintas relatif cepat dari arah langit Barat Daya
menuju Timur Laut dari Bumi.
Perlintasan
asteroid tersebut tidak akan berdampak apapun pada Bumi, juga tidak akan
mengganggu kerja satelit-satelit di Bumi di orbit. Tetapi 97 tahun lagi atau
tepatnya 16 Februari 2110 asteroid itu diperkirakan akan menabrak Bumi, kata
Thoma





