Sabtu, 26 Januari 2013, situs Wikileaks
membocorkan dokumen baru yang mengungkapkan bahwa Amerika Serikat memberikan
bantuan materiil kepada presiden Suriah, Basyar Al Assad.
AS menggelontorkan bantuan senilai 5 milyar
dollar guna menghadapi kelompok pasukan oposisi, di mana AS takut pada pilihan
saat lengsernya Al Assad, yaitu berkuasanya Islamis.
Dokumen tersebut mengungkapkan metode presiden
AS, Barack Obama, menghadapi tragedi Suriah dengan mengkhianati revolusi
Suriah, yaitu dengan mendukung rezim Bashar secara diam – diam.
Pada saat yang sama ia juga melarang Negara –
Negara teluk mempersenjatai kelompok oposisi Suriah.
Sementara itu, seorangt pejabat di oposisi
Suriah mengatakan kepada surat kabar Sunday Times bahwa CIA melarang, selama 10
bulan lalu, pengiriman senjata berat berupa tank dan pesawat temput kepada yang
dibutuhkan kesatuan FSA. Demikian dikutip dari Islam Memo.





