Para ahli keamanan merekemondasikan kepada
pengguna komputer agar menonaktifkan atau lebih bagus jika program Java di
hapus, ini menyusul penemuan terhadap ekploitasi yang memungkin kan seorang
hacker mengambil kendali MAC, PC dan
Linux.
Dengan mengeksploitasi mereka kemudian mengambil
untung dari kelemahan di JAVA7 yang update pada bulan oktober tahun lalu. Yang lebih
parah adalah mereka dapat mengekploitasi data tertentu yang di gunakan
untuk melakukan serangan yang membuat pengguna harus membayar jika ingin memain
kan komputer pengguna yang sebelum nya telah di kendalikan oleh hacker.
Pencipta JAVA sendiri belum dapat memastikan berapa jumlah pengguna yang telah menggunakan JAVA7, namun program JAVA di perkirakan telah mencapai 850 juta komputer
dan perangkat lain nya. Pada saat menggunakan JAVA sebenarnya pengguna
sudah di tuntut untuk melakukan update keamanan.
Kelemahan ini pertama kali di temukan oleh
peneliti prancis bernama Kafeine.
"Ini bisa menjadi sebuah kekacauan," tulis Kafeine.





