Mengidentifikasi berbagai jenis bakteri dari paru-paru dapat di lakukan dengan tes “bau” napas untuk
mendiagnosa infeksi apa yang terjadi di dalam paru-paru, dari hasil studi menunjukkan,
Mendiagnosa napas secara berkala dapat mengurangi infeksi paru-paru.
Para ilmuwan telah meneliti tes napas untuk
mendiagnosa asma dan kanker.
"ini
merupakan hal yang penting dan luar biasa", Seorang ahli mengutarakan
pendapatnya tentang penemuan ini.
Mendiagnosis infeksi bakteri dengan cara lama
berarti mengumpulkan sampel yang digunakan untuk mendeteksi dan meneliti bakteri
di laboratorium. Bakteri ini kemudian diuji untuk mengklasifikasikan dan
melihat bagaimana bakteri tersebut bereaksi dengan antibiotik,tentu saja dapat
memakan waktu lama.
Ikuti @Trynebleblog
Namun dengan alat ini,untuk melakukan diagnosa
dapat dilakukan dalam waktu yang singkat dan efektif.
Cara kerja alat ini dengan menganalisi Senyawa
dalam napas mereka menggunakan teknik
yang disebut ionisasi elektrospray, yang mampu mendeteksi unsur-unsur yang sangat
kecil dari bahan kimia yang terdapat dalam napas mereka.
Richard Hubbard, profesor epidemiologi
pernapasan di Nottingham City Hospital dan juru bicara British Lung Foundation,
mengatakan analisis napas sudah digunakan untuk mendiagnosa anak-anak dengan
asma yang diderita nya.





