Setelah
kalah dari jejaring sosial baru, khususnya Facebook, Friendster akhirnya
mengubah bisnis mereka menjadi situs game. Namun, situs berbasis di Malaysia ini siap
kembali ke ranah jejaring sosial.
Techinasia.com merilis bahwa Friendster akhirnya kembali ke ranah dunia jejaring sosial.
Hal tersebut dibuktikan dengan tampilan Friendster kali ini tidak seperti beberapa bulan lalu yang hanya ada gambar-gambar game online saja.
Walaupun
tidak membuang game site-platform milik mereka, namun sepertinya,
Friendster akan lebih memberikan porsi support lebih ke sisi jejaring
sosialnya. Pengembang Friendster ini juga telah menambahkan banyak fitur
menarik seperti Friendster Finder, My Crushes, My Admirers, My Matches dan
beberapa lagi lainnya.
Tidak hanya itu saja, bagi gamer yang juga mendaftar di situs tersebut, mereka dapat berkenalan dengan orang-orang baru sekaligus bermain game melalui layanan itu. Menurut penjelasan COO Friendster Nikolai Galizia, sampai saat ini, 50% pengguna situsnya berasal dari Malaysia, Indonesia, India dan Filipina.
Tidak hanya itu saja, bagi gamer yang juga mendaftar di situs tersebut, mereka dapat berkenalan dengan orang-orang baru sekaligus bermain game melalui layanan itu. Menurut penjelasan COO Friendster Nikolai Galizia, sampai saat ini, 50% pengguna situsnya berasal dari Malaysia, Indonesia, India dan Filipina.
Untuk
lebih menjaring pengguna dari manapun, Friendster juga mengintegrasikan platformgame
mereka dengan Facebook. Dengan diluncurkannya situs jejaring sosial ini,
mungkinkah Friendster dapat kembali meraih kejayaan mereka beberapa tahun lalu?
media : Merdeka





