Lebih
dari 200 tahun yang lalu, Raja Prancis Louis XVI dibunuh (bersama dengan
istrinya, Marie Antoinette), dan legenda mengatakan seseorang meminum darah raja, dan di simpan dalam sebuah labu.
Sekarang
para ilmuwan telah mengkonfirmasi bahwa labu dihiasi dengan tokoh-tokoh dari
Revolusi Perancis memang mengandung darah kering dari raja dieksekusi mati
tersebut.
Para
ilmuwan mencocokkan DNA dari darah dengan DNA dari mumi yang kepala nya terpisah dan
diyakini berasal dari nenek moyang langsung dari Raja
Louis XVI , yaitu Raja prancis Henry IV pada abad ke-16 .
Analisis
terbaru, yang diterbitkan pada Desember 30 di jurnal Forensic Science
International, menegaskan identitas dari kedua bangsawan Perancis tersebut.
"Kami
memiliki dua raja yang tersebar di potong di tempat yang berbeda di seluruh
benua Eropa," kata rekan penulis studi Carles Lalueza-Fox, seorang
peneliti paleogenomics di Pompeu Fabra University di Spanyol.





